Pelaksanaan Monitoring Dan Evaluasi Proses Pembelajaran
Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran melalui DAHLIA yang berfokus pada peningkatan kualitas akademik, pemantauan dan evaluasi (monitoring dan evaluasi, atau monev) adalah komponen penting dalam memastikan efektivitas proses pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi. Di Program Studi S-3 Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), UIN Sumatera Utara, salah satu instrumen penting dalam monev pembelajaran adalah melalui sistem DAHLIA (Daftar Hadir Kuliah).
DAHLIA berperan sebagai platform yang memungkinkan pelacakan kehadiran mahasiswa dan dosen dalam setiap sesi perkuliahan secara real-time dan terintegrasi. Sistem ini tidak hanya mencatat daftar hadir, tetapi juga menjadi bagian dari proses evaluasi keseluruhan yang dapat memberikan umpan balik terkait keterlibatan mahasiswa, kualitas perkuliahan, dan konsistensi dosen dalam menjalankan tugas mengajar.
Konsep Dasar Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran melalui DAHLIA
Monitoring dan evaluasi adalah proses sistematis yang digunakan untuk menilai pelaksanaan pembelajaran secara objektif dan berkesinambungan. Monitoring berfokus pada pemantauan kegiatan secara rutin, sementara evaluasi melibatkan penilaian terhadap hasil kegiatan untuk meningkatkan efektivitas program pembelajaran. Dahlia dapat diakses melalui link https://dahlia.uinsu.ac.id/presensi/tampil/200026535
Melalui sistem DAHLIA, pelaksanaan monitoring dan evaluasi dilakukan dengan beberapa komponen utama:
- Kehadiran Dosen dan Mahasiswa: Kehadiran menjadi salah satu indikator penting untuk menilai keterlibatan langsung dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran.
- Pelaporan Harian dan Mingguan: Sistem DAHLIA memungkinkan pengelola program mengakses data kehadiran secara berkala untuk memastikan bahwa perkuliahan berjalan sesuai jadwal.
- Rekapitulasi dan Evaluasi Akhir Semester: Data kehadiran yang dikumpulkan akan direkap dan digunakan sebagai salah satu alat evaluasi, khususnya terkait performa dosen dan konsistensi mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan.

Bukti Sahih Implementasi Sistem DAHLIA dalam Monev Pembelajaran AFI S-3
1. Kehadiran yang Dapat Diverifikasi secara Digital
Sistem DAHLIA memungkinkan pencatatan otomatis dan digitalisasi kehadiran setiap sesi kuliah. Dosen dan mahasiswa diwajibkan melakukan presensi melalui akun DAHLIA pada setiap pertemuan. Informasi ini langsung tersimpan di dalam sistem dan dapat diverifikasi kapan saja oleh pihak pengelola.
- Bukti sahih: Setiap kehadiran tercatat dengan stempel waktu (timestamp) yang menunjukkan kapan presensi dilakukan, sehingga tidak ada peluang manipulasi data.
- Dampak: Pengawasan langsung oleh manajemen program membantu mencegah ketidakhadiran yang tidak terlaporkan.
2. Transparansi melalui Akses Akun Individu
Baik dosen maupun mahasiswa memiliki akses akun pribadi di DAHLIA, di mana mereka bisa memonitor rekapan kehadiran mereka sendiri. Setiap absensi yang tidak dilakukan akan terdeteksi secara otomatis oleh sistem dan ditandai sebagai ketidakhadiran.
- Bukti sahih: Rekap presensi dapat diakses oleh koordinator program, mahasiswa, dan dosen secara transparan. Jika ada ketidaksesuaian data, sistem DAHLIA mencatat setiap perubahan yang dilakukan oleh pihak administrasi sebagai log audit.
3. Pelaporan Kehadiran dan Ketepatan Waktu Dosen
DAHLIA menyediakan data statistik terkait frekuensi kehadiran dan ketepatan waktu dosen. Hal ini memungkinkan pimpinan program untuk memantau kinerja dosen dan memastikan bahwa setiap mata kuliah dilaksanakan sesuai rencana perkuliahan.
- Bukti sahih: Laporan otomatis tentang kehadiran dosen dapat digunakan sebagai acuan dalam evaluasi akhir semester dan dalam penyusunan laporan kinerja dosen (LKD).
4. Penilaian Partisipasi Mahasiswa sebagai Indikator Pembelajaran Efektif
Jumlah dan konsistensi kehadiran mahasiswa di setiap sesi kuliah merupakan indikator keterlibatan dalam proses pembelajaran. Sistem DAHLIA memungkinkan program studi untuk melacak partisipasi mahasiswa dan mengidentifikasi mahasiswa yang memiliki masalah kedisiplinan atau keterlibatan rendah.
- Bukti sahih: Data kehadiran ini digunakan dalam rapat evaluasi tengah dan akhir semester untuk memberikan intervensi akademik atau perbaikan jika diperlukan.
5. Rekapitulasi dan Laporan untuk Akreditasi dan Evaluasi Mutu Internal
Sistem DAHLIA menyediakan rekapitulasi data kehadiran per semester yang dapat dijadikan laporan bagi pimpinan universitas, dekanat, dan lembaga akreditasi. Informasi ini juga menjadi bagian dari evaluasi mutu internal (EMI) yang wajib dilakukan oleh program studi untuk memastikan standar pendidikan tetap terjaga.
- Bukti sahih: Data yang dihasilkan oleh DAHLIA telah digunakan dalam audit akademik dan pelaporan untuk akreditasi, menunjukkan keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa.
Proses Evaluasi melalui Data DAHLIA dan Tindak Lanjut
Data yang terkumpul dari DAHLIA tidak hanya berhenti pada pencatatan kehadiran, tetapi juga digunakan sebagai dasar untuk mengevaluasi proses pembelajaran secara menyeluruh. Beberapa langkah evaluasi yang dilakukan mencakup:
- Evaluasi Tengah Semester (ETS):
Koordinator program menganalisis data kehadiran dosen dan mahasiswa di pertengahan semester untuk memastikan bahwa proses perkuliahan berjalan sesuai rencana. Jika ditemukan masalah seperti ketidakhadiran tinggi atau keterlambatan dalam pelaksanaan kuliah, tindak lanjut segera dilakukan.
- Evaluasi Akhir Semester (EAS):
Pada akhir semester, seluruh data kehadiran dan kinerja dosen direkap dan digunakan sebagai bagian dari evaluasi kinerja pengajar. Selain itu, mahasiswa yang tingkat kehadirannya rendah akan diberikan peringatan atau rekomendasi untuk mengikuti bimbingan tambahan.
- Rapat Evaluasi dan Umpan Balik:
Setelah evaluasi akhir semester, hasil dari monitoring melalui DAHLIA dibahas dalam rapat evaluasi program. Temuan penting, seperti pola kehadiran dan keterlibatan mahasiswa, digunakan untuk memperbaiki perencanaan semester berikutnya.
Kesimpulan
Sistem DAHLIA (Daftar Hadir Kuliah) merupakan instrumen penting dalam monitoring dan evaluasi proses pembelajaran di Program Studi S-3 Aqidah dan Filsafat Islam. Melalui pencatatan kehadiran yang transparan dan akurat, sistem ini membantu memastikan keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa serta menyediakan data yang diperlukan untuk evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Dengan adanya DAHLIA, program studi dapat meningkatkan efisiensi administrasi, memperkuat akuntabilitas, dan mendukung pencapaian standar pendidikan yang lebih tinggi.