Pelaksanaan Proses Pembelajaran
Program Doktor Akidah dan Filsafat Islam mewajibkan seluruh mahasiswanya menyelesaikan 48 Satuan Kredit Semester (SKS). Perkuliahan dilaksanakan dengan mempertimbangkan berbagai aspek kriteria evaluasi akhir, antara lain Kehadiran, kegiatan, dan penyelesaian tugas-tugas akhir lainnya yang diberikan oleh dosen pengampu mata kuliah. Untuk meningkatkan efektivitas program pembelajaran, penilaian terhadap hasil kegiatan perkuliahan dapat diakses melalui aplikasi Si-Dahlia.
Proses pembelajaran dilakukan oleh dosen yang professional sesuai dengan keilmuan prodi. Salah satu mata kuliah diampuh pada program doctor akidah dan filsafat Islam ialah Isu-isu Akidah di Indonesia yang diampuh oleh bapak Profesor Katimin, M.Ag. Mata kuliah S3 tentang Isu-Isu Akidah di Indonesia bertujuan untuk mendalami berbagai masalah dan tantangan yang berkaitan dengan akidah Islam di konteks Indonesia. Dalam kuliah ini, mahasiswa akan mengeksplorasi berbagai perspektif, aliran, dan dinamika yang mempengaruhi pemahaman dan praktik akidah di masyarakat. Tujuan utamanya adalah untuk menghasilkan pemikir yang mampu menganalisis dan merumuskan solusi terhadap isu-isu yang muncul, serta memperkuat pemahaman tentang keberagaman akidah di Indonesia.
Manfaat dari studi ini sangat beragam. Pertama, mahasiswa dapat memahami dan menghargai keragaman pandangan dalam akidah, yang penting dalam konteks masyarakat yang plural. Kedua, pembelajaran ini dapat membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk berargumentasi secara kritis mengenai isu-isu akidah, sehingga mereka mampu berkontribusi dalam dialog antaragama dan antaraliran. Selain itu, mahasiswa juga akan belajar tentang peran akidah dalam kehidupan sosial, politik, dan budaya di Indonesia, yang dapat memperkaya wawasan mereka. Kelebihan dari mata kuliah ini adalah relevansinya yang tinggi dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Dengan beragamnya latar belakang agama dan kepercayaan di Indonesia, pemahaman mendalam tentang isu-isu akidah menjadi sangat penting. Selain itu, mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan analisis dan komunikasi yang berguna dalam penelitian dan publikasi akademik. Penekanan pada studi kasus dan konteks lokal juga memberikan pengalaman praktis yang berharga.
Namun, terdapat juga beberapa kekurangan dalam mata kuliah ini. Salah satunya adalah tantangan dalam mengatasi subjektivitas dan bias dalam analisis akidah, yang dapat mempengaruhi objektivitas penelitian. Selain itu, isu-isu yang kompleks dan sensitif dapat memicu perdebatan di kalangan mahasiswa, sehingga memerlukan keterampilan mediasi dan diplomasi. Terakhir, sumber daya dan literatur yang terbatas mengenai beberapa aliran atau kelompok dalam akidah bisa menjadi kendala dalam pemahaman yang komprehensif. Di masa depan, prospek untuk lulusan S3 dengan spesialisasi dalam Isu-Isu Akidah di Indonesia sangat menjanjikan. Mereka dapat berkarir di berbagai sektor, seperti akademik, penelitian, konsultan kebijakan, dan dialog antaragama. Selain itu, lulusan ini dapat berkontribusi dalam pengembangan kebijakan yang berkaitan dengan agama dan masyarakat, serta berperan dalam upaya perdamaian dan toleransi di Indonesia yang multikultural. Dengan meningkatnya kebutuhan untuk memahami dinamika akidah dalam konteks sosial, lulusan S3 di bidang ini akan memiliki posisi yang strategis dan relevan. http://www.youtube.com/@S3AFIUINSU


Prof. Dr. Katimin, M.Ag Memberikan materi perkuliahan Mata Kuliah Isu-isu Akidah di Indonesia Semester Ganjil Tahun 2023.
Proses pembelajaran dilakukan oleh bapak Prof. Dr. Amroeni Darajat, M.Ag dalam Mata Kuliah Hermeneutika secara online. Mata kuliah Hermeneutika sangat penting dalam bidang-bidang seperti sastra, teologi, filsafat, dan ilmu sosial, karena memberikan kerangka untuk memahami makna yang lebih dalam dan nuansa dari teks yang ditafsirkan. Mata kuliah S3 Hermeneutika bertujuan untuk mendalami teori dan praktik interpretasi teks dalam berbagai konteks, termasuk sastra, hukum, dan teologi. Melalui studi ini, mahasiswa diharapkan mengembangkan kemampuan analisis kritis dan keterampilan interpretatif yang mendalam. Manfaat dari mata kuliah ini mencakup kemampuan untuk memahami kompleksitas makna dalam teks, serta penerapan keterampilan di berbagai disiplin ilmu. Kelebihan dari studi hermeneutika adalah kedalaman pengetahuan yang diperoleh, fleksibilitas dalam penerapan di berbagai bidang, dan potensi untuk mendorong inovasi pemikiran. Namun, terdapat juga kekurangan, seperti kompleksitas konsep yang dapat membingungkan, subjektivitas dalam interpretasi, dan kurangnya pengalaman praktis jika tidak diterapkan secara langsung. Di masa depan, prospek untuk lulusan hermeneutika sangat menjanjikan, mengingat meningkatnya permintaan akan interpretasi kritis di era informasi dan kompleksitas sosial saat ini, serta peluang karir yang luas dalam akademik, penelitian, dan sektor profesional lainnya. https://www.youtube.com/watch?v=bYsdR6EOFj8&t=5543s


Prof. Dr. Amroeni Darajat, M.Ag Memberikan materi perkuliahan Mata Kuliah Hermeneutika Semester Ganjil Tahun 2022.