PENILAIAN PEMBELAJARAN

Program studi memiliki perangkat penilaian terhadap penyajian dan rencana penelitian untuk menemukan/mengembangkan teori atau konsepsi/gagasan ilmiah baru, yang dilaksanakan secara konsisten dan hasilnya dievaluasi dan ditindak lanjuti untuk perbaikan.

Penelitian PDAFI bertujuan melakukan penelitian multidisipliner secara berkesinambungan dalam bidang ilmu-ilmu aqidah, filsafat Islam, dan tasawuf dalam membangun peradaban Indonesia yang maju.Kemudian dalam pengabdian masyarakat PDAFI selalu untuk menampilkan yang terbaik dengan melakukan inovasi dan klaborasi penelitian multidisipliner secara berkesinambungan dalam bidang ilmu- ilmu aqidah, filsafat Islam, dan tasawuf. PDAFI, memiliki cara yang khas dan spesifik dalam menghasilkan lulusan Doktor yang dapat mengembangkan paradigma wahdatul ‘ulum dalam bidang aqidah dan filsafat Islam, melalui penelitian yang berbasis masyarakat yang dapat memecahkan persoalan dan problem kebangsaan Indonesia, dengan pendekatan interdisipliner, multidisipliner, dan transdisipliner yang religius dalam meningatkan tri dharma perguruan tinggi yang cerdas, innovatif dan kreatif. Dari atas dapatlah dipahami bahwasanya visi,misi PDAFI adalah turunan dari Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam dan juga mencerminkan visi, misi Univeritas Islam Negeri Sumatera Utara yang telah disepakati dan dirumuskan oleh steakholder, dan PDAFI telah menyusun Strategi Pencapaian Visi, Misi.

Penyajian Rencana Penelitian Untuk Menemukan/Mengembangkan Teori Atau Konsepsi/Gagasan Ilmiah Baru

  1. Peningkatan kualitas pembelajaran dan akademik melalui: a) Pelaksanaan pemutahiran kurikulum ; b) Implementasi KKNI; dan c) Melakukan updating kurikulum prodi yang sesuai dengan kompetensi terkini;
  2. Peningkatan kompetensi mahasiswa, melalui: a) Peningkatan kemampuan penelitian b) Peningkatan kemampuan menulis jurnal bereputasi baik Sinta maupun Scopus c) Peningkatan kemampuan berbahasa Arab melalui peningkatan skor TOAFL minimal 400; dan Peningkatan kemampuan berbahasa Inggris melalui peningkatan skor TOEFL minimal 550.
  3. Berikut adalah struktur umum untuk menyajikan rencana penelitian yang bertujuan menemukan atau mengembangkan teori atau konsep ilmiah baru:
    1. Judul Penelitian

Ringkas dan jelas, mencerminkan fokus penelitian.

  • Pendahuluan

Latar Belakang: Paparkan konteks dan pentingnya topik yang akan diteliti. Kenapa penelitian ini diperlukan?

Rumusan Masalah: Jelaskan pertanyaan penelitian yang ingin dijawab. Tujuan Penelitian: Sebutkan apa yang ingin dicapai melalui penelitian ini.

  • Tinjauan Pustaka

Ulas teori atau konsep yang sudah ada, serta identifikasi celah dalam pengetahuan yang ada.

Diskusikan penelitian sebelumnya yang relevan dan bagaimana penelitian ini akan menambah wawasan.

  • Metodologi Penelitian

Desain   Penelitian:   Sebutkan   apakah   penelitian   ini   bersifat   kualitatif, kuantitatif, atau campuran.

Populasi dan Sampel: Jelaskan siapa atau apa yang menjadi subjek penelitian.

Pengumpulan Data: Metode yang akan digunakan (survei, wawancara, eksperimen, dll.).

Analisis Data: Teknik analisis yang akan diterapkan untuk mengolah data.

  • Kerangka Teoritis

Gambarkan teori yang akan digunakan sebagai landasan penelitian. Jika ada teori baru yang ingin dikembangkan, jelaskan secara rinci.

  • Hipotesis (jika ada)

Rumuskan hipotesis yang akan diuji dalam penelitian. Manfaat Penelitian

Jelaskan kontribusi penelitian terhadap ilmu pengetahuan dan praktik di bidang terkait.

  • Jadwal Penelitian

Buat rencana waktu yang mencakup setiap tahap penelitian. Referensi

Cantumkan daftar pustaka yang digunakan dalam penyusunan rencana penelitian.

  • Lampiran (jika diperlukan)

Sertakan dokumen tambahan yang mendukung rencana penelitian, seperti instrumen penelitian.

Dengan mengikuti struktur ini, rencana penelitian akan lebih terorganisir dan mudah dipahami, serta memberikan gambaran yang jelas tentang tujuan dan pendekatan yang akan diambil.

Dapat dilihat lebih jelas di buku panduan akademik PDAFI https://drive.google.com/file/d/1rGc8jqai5WofEV38R8FU_9uxxOprOc1l/view?usp=sh aring.

Penyajian Hasil Penelitian Disertasi Dalam Seminar

Penyajian hasil penelitian disertasi dalam seminar adalah tahap penting dalam berbagi temuan dan mendapatkan masukan dari audiens.

Proses penyajian penelitian Disertasi:

  1. Permohonan pengecekan Judul Disertasi
  2. Permohonan Persetujuan Judul Disertasi
  3. Permohonan Pembaca Proposal Disertasi
  4. Permohonan Seminar Proposal Disertasi

Penilaian Novelty/Kebaruan Disertasi

Penilaian Novelty/Kebaruan disertasi di program studi Doktor Aqidah dan Filsafat Islam adalah dengan menjaga tingkat plagiasi di bawah 20% sangat penting untuk menjaga integritas penelitian dan kontribusi ilmiah. Sebelum melakukan seminar proposal setiap mahasiswa wajib mengajukan judul untuk pengecekan judul yang sudah ada sebelumnya pada disertasi di Program Studi Doktor Aqidah dan Filsafat Islam. Cek turnitin melalui https://www.turnitin.com/.

Penilaian kebaruan (novelty) disertasi adalah aspek penting yang menunjukkan kontribusi penelitian terhadap ilmu pengetahuan. Berikut adalah beberapa kriteria yang dapat digunakan untuk menilai kebaruan disertasi:

  1. Kontribusi Teoritis Pengembangan Teori

a.Apakah disertasi memperkenalkan teori baru atau mengadaptasi teori yang sudah ada?

b.Relevansi:Seberapa signifikan kontribusi teoritis ini terhadap pemahaman di bidang tersebut?

  • Metodologi Inovatif

a.Pendekatan Baru: Apakah ada metode atau teknik analisis yang belum diterapkan sebelumnya?

b.Validitas Metodologis: Bagaimana metode yang digunakan meningkatkan keandalan atau validitas temuan?

  • Temuan Empiris

a.Data Baru:Apakah disertasi menghasilkan data atau temuan yang belum pernah dilaporkan sebelumnya?

b.Implikasi Temuan:Seberapa besar dampak temuan ini terhadap praktik atau teori yang ada?

  • Konteks atau Subjek Baru

a.Area Penelitian: Apakah disertasi mengeksplorasi topik, populasi, atau konteks yang kurang diteliti?

b.Perspektif Baru: Bagaimana penelitian ini memberikan sudut pandang baru terhadap isu yang ada?

  • Integrasi Interdisipliner

a.Kolaborasi Ilmu: Apakah disertasi menggabungkan pendekatan dari berbagai disiplin ilmu?

b.Nilai Tambah: Sejauh mana integrasi ini memperkaya pemahaman dan penelitian di bidang tersebut?

  • Pengembangan Praktis

a.Aplikasi: Apakah penelitian ini menawarkan solusi praktis atau rekomendasi baru?

b.Relevansi Sosial:  Bagaimana hasil penelitian ini dapat  diterapkan untuk menangani isu sosial atau kebijakan?

  • Keterbukaan dan Refleksi

a.Kesadaran Keterbatasan: Apakah penulis mengakui keterbatasan penelitian dan membuka ruang untuk penelitian lebih lanjut?

b.Respon terhadap Kritik: Seberapa baik penulis merespons masukan dan kritik dari para ahli?

  • Literatur dan Konteks Terkini

a.Referensi    Terkini:    Apakah   disertasi    menunjukkan   pemahaman   yang mendalam tentang literatur terbaru?

b.Keterhubungan   dengan   Penelitian   Terkini:    Bagaimana    penelitian   ini berkontribusi pada diskusi akademis yang sedang berlangsung?